PBET (production based education and training) merupakan salah satu kelebihan pada sekolah kejuruan khususnya di SMK Suryacipta. Dengan metode ini, siswa akan berinteraksi dengan kondisi industri sebenarnya (pelatihan praktik 70% dan pelatihan teori 30%), sehingga mahasiswa terbiasa dengan dunia industri.

Siswa dapat mengaplikasikan manfaat dan dampak pendidikan terhadap lingkungan sekitar. Sektor industri manufaktur juga mendapat keuntungan dengan kemudahan untuk mendapatkan pekerja terampil. Selain itu, SMK Suryacipta mendukung kegiatan siswa yang inovatif dan inventif. Guru dan staf selalu mendukung kreativitas siswa dan meyakinkan mereka berpartisipasi dalam kompetisi untuk mengukur keterampilan mereka dan mempertajam pemikiran analitis mereka.

Kurikulum SMK Suryacipta dilaksanakan untuk kelas 10 sampai 12, atau dalam 3 tahun:

  • Siswa Tahun Pertama (Kelas 10)
    Tahun pertama di SMK Suryacipta disebut Pelatihan Teknis Dasar. Sasaran pelatihan ini adalah membangun nilai kualitas siswa. Pada tahap ini siswa belajar tentang disiplin dan kejujuran. Pembelajaran dilakuktan melalui teori dan praktik agar siswa menjadi lebih mampu dan gigih.
  • Siswa Tahun Kedua (Kelas 11)
    Tahun kedua di SMK Suryacipta merupakan tahap menengah. Sasarannya adalah membangun nilai efisiensi siswa. Pada tahap ini siswa belajar menganalisis dan bekerja dalam tim. Siswa diharapkan memiliki tanggung jawab pribadi dan kemampuan untuk bekerja sama dengan orang-orang berbagai latar belakang, pendidikan, dan nilai hidup.
  • Siswa Tahun Ketiga (Kelas 12)
    Tahun ketiga di SMK Suryacipta merupakan tahap akhir. Sasarannya adalah membangun nilai fleksibilitas dan inovasi siswa. Siswa belajar menjadi lebih kreatif, mandiri, dan produktif. Ide – ide kemungkinan besar berasal dari refleksi siswa pada pengalaman mereka dan kemauan untuk belajar.